Artikel
KEWASPADAAN TERHADAP POTENSI PENYEBARAN VIRUS RABIES YANG DAPAT DITULARKAN OLEH KELELAWAR
22 April 2025 10:03:24
Administrator
238 Kali Dibaca
PEMERINTAHAN DESA
INFO-SUKAMANAH. Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus rabies yang dapat ditularkan oleh kelelawar. Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap interaksi antara manusia dan hewan peliharaan (anjing dan kucing) dengan kelelawar liar. Rabies adalah penyakit zoonosis yang berbahaya, disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan atau air liur hewan yang terinfeksi. Kelelawar, terutama di daerah tropis dan subtropis, telah teridentifikasi sebagai salah satu hewan pembawa (reservoir) virus rabies. Sehubungan dengan hal tersebut, berikut kami sampaikan langkah pencegahan dan penanganan :
Pencegahan
- Pastikan anjing, kucing, dan hewan peliharaan lainnya mendapatkan vaksinasi rabies
secara rutin setiap tahun. - Hindari kontak langsung antara hewan peliharaan dan kelelawar, terutama jika ditemukan kelelawar yang lemah, terbang rendah, atau mati di sekitar lingkungan rumah.
- Segera laporkan ke pihak berwenang (Puskeswan atau Dinas Pertanian setempat) jika
ditemukan kelelawar mati dengan kondisi mencurigakan. - Jaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar agar tidak mengundang kelelawar atau
hewan liar lainnya. - Hindari memberi makan hewan liar termasuk kelelawar.
Penanganan
- Jika anjing atau kucing memakan atau menggigit kelelawar, segera konsultasikan ke dokter hewan untuk pemeriksaan dan pemberian vaksinasi ulang (booster) rabies bila diperlukan.
- Bila ada manusia yang kontak langsung (digigit atau terkena air liur) dengan kelelawar, segera cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, lalu kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan vaksinasi post-exposure
prophylaxis (PEP). - Pantau hewan peliharaan selama 10-14 hari setelah kontak dengan kelelawar. Jika menunjukkan gejala sakit, segera bawa ke dokter hewan.
- Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada dan melaksanakan upaya pencegahan secara konsisten.


Nama di Akta dan KTP Berbeda Simak Perbedaan Pembetulan vs Perubahan Nama
Pentingnya Mengurus Akta Kematian: Pengertian, Manfaat, dan Cara Pengajuannya
Lupa NIK Tidak Perlu Panik, Mari Pahami Pola Angkanya agar Mudah Diingat
Tips Menjaga Dokumen Kependudukan di Musim Penghujan dan Angin Kencang
SEMARAK PERINGATAN ISRA MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1447 H DI DESA SUKAMANAH: MEMPERERAT UKHUWAH DI GOR HAREUDANG
CEK KESEHATAN GRATIS DALAM RANGKA HARI DESA NASIONAL TAHUN 2026 DESA SUKAMANAH KEC. PASEH
Peduli Kesehatan Warga, Desa Sukamanah Gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan Layanan Komprehensif
MUSDESUS PEMBENTUKAN KOPERASI MERAH PUTIH TAHUN 2025
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)
Hari Kesiapsiagaan Bencana 2025 di Kab. Bandung: Wujud Nyata Komitmen Menghadapi Risiko Bencana
Ucapan Selamat atas Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa Sukamanah Kecamatan Paseh
Pelantikan Ketua RW dan RT Se - Desa Sukamanah Kecamatan Paseh : Momentum Baru untuk Membangun Desa
Ramadhan 1445 Hijriah II Tarawih Keliling Tingkat Desa Wilayah RW 01
Kegiatan Penyerahan SK Kepala Desa Sukamanah untuk Ketua RW dan RT
Ramadhan 1445 Hijriah II Tarawih Keliling Tingkat Desa Wilayah RW 02
PENYALURAN BEASISWA DAN AKOMODASI UNTUK SISWA SD DI DESA SUKAMANAH KECAMATAN PASEH